2025: Tahun Baru, Kebiasaan Baru untuk Rumah Lebih Nyaman
Selamat tinggal tahun 2024! Selamat datang tahun 2025!
Jika melihat kembali tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya, saya merasa bahwa saya kurang disiplin dan teratur dalam mengelola pekerjaan rumah tangga. Akibatnya, manajemen waktu saya sering berantakan, yang pada akhirnya berdampak buruk pada kesehatan mental saya. Maka dari itu, di awal tahun ini, saya memutuskan untuk menulis resolusi pribadi sebagai seorang ibu rumah tangga. Semoga tulisan ini dapat menginspirasi Anda yang membacanya. Berikut adalah beberapa hal yang ingin saya capai di tahun 2025.
1. Membersihkan Rumah Sebelum Tidur dan Sebelum Keluar Rumah
Betapa menyenangkan rasanya melihat rumah dalam keadaan bersih dan rapi. Pikiran pun menjadi lebih jernih. Namun, dengan memiliki anak balita yang aktif bermain, hal ini sering terasa mustahil. Saya tentu tidak ingin membatasi anak saya dengan terus-menerus melarangnya bermain atau menyebarkan mainannya. Saya percaya bahwa kebebasan bermain sangat penting untuk tumbuh kembang anak.
Setelah mempertimbangkan berbagai hal, saya memutuskan bahwa rumah yang rapi adalah keharusan di pagi hari saat bangun dan saat pulang ke rumah. Selama anak saya bermain, biarlah ruangannya menjadi seperti kapal pecah, badai tsunami, atau gua harta karun — itu tidak masalah. Tetapi, setiap malam sebelum tidur dan sebelum keluar rumah, saya harus memastikan rumah dalam keadaan bersih dan rapi. Dengan cara ini, saat saya bangun atau pulang, pikiran saya tetap tenang.
Saya juga ingin menerapkan aturan "bersihkan atau rapikan setelah digunakan." Misalnya, membereskan dapur setelah memasak atau mencuci piring segera setelah makan. Rutinitas sederhana ini, jika konsisten, akan sangat membantu menciptakan suasana rumah yang lebih nyaman dan terorganisir.
2. Memasak dengan Lebih Cepat
Saya menyadari bahwa saya sering menghabiskan terlalu banyak waktu untuk memasak. Bahkan, untuk masakan sederhana pun saya bisa membutuhkan waktu hingga 30 menit. Tahun ini, saya ingin mempercepat proses memasak. Saya ingin semua berjalan lebih cepat dan efisien, sehingga saya punya lebih banyak waktu untuk hal-hal lain.
Rencana saya adalah menyiapkan bahan makanan untuk beberapa hari atau bahkan sebulan ke depan. Pertama, saya akan menghaluskan bumbu masak yang sering digunakan, seperti bawang putih, bawang merah, cabai, dan sebagainya, lalu menyimpannya di dalam kulkas. Dengan cara ini, saya tidak perlu lagi mengupas dan menghaluskan bumbu setiap kali memasak.
Kedua, saya akan memotong sayuran dan menyimpannya di dalam freezer. Memotong sayuran memang memakan waktu cukup lama. Meskipun di pasar tersedia sayuran yang sudah dipotong, harganya cenderung lebih mahal. Maka, saya memilih untuk melakukannya sendiri di rumah.
Ketiga, saya ingin membuat camilan dalam jumlah banyak, seperti risol, dimsum, atau bakso, dan menyimpannya di freezer. Membuat camilan membutuhkan waktu yang sama, baik untuk jumlah sedikit maupun banyak. Jadi, lebih efisien jika dibuat sekaligus dalam jumlah besar. Dengan langkah-langkah ini, saya berharap proses memasak menjadi lebih mudah dan praktis.
3. Cucian dan Setrikaan Tidak Menumpuk
Tidak ada yang lebih menyebalkan daripada melihat cucian dan setrikaan yang menumpuk. Jika tidak segera dikerjakan, tumpukan tersebut hanya akan semakin tinggi dan membuat saya semakin malas. Tahun ini, saya ingin lebih disiplin dalam mengatur jadwal mencuci dan menyetrika agar pekerjaan rumah tangga lebih terorganisir.
Idealnya, untuk keluarga saya, mencuci dapat dilakukan tiga kali seminggu. Setelah cucian kering, saya akan langsung melipat dan menyimpannya. Dengan cara ini, pakaian tetap rapi tanpa perlu disetrika. Saya juga akan memilih pakaian yang benar-benar perlu disetrika, seperti baju berbahan katun, untuk menghemat waktu dan tenaga.
Selain itu, saya akan menetapkan jadwal menyetrika mingguan. Dengan membagi pekerjaan secara rutin, saya berharap tidak ada lagi tumpukan cucian yang membuat rumah terasa berantakan.
4. Makanan Tidak Terbuang
Membuang makanan selalu membuat saya sedih. Selain karena telah mengeluarkan uang untuk membeli bahan makanan, saya merasa bersalah karena ada banyak orang di luar sana yang kesulitan mendapatkan makanan. Oleh karena itu, tahun ini saya ingin lebih bijak dalam mengelola bahan makanan dan mengurangi pemborosan.
Langkah pertama adalah membuat menu berdasarkan bahan yang sudah ada di rumah untuk meminimalkan sisa bahan. Dengan merencanakan menu lebih awal, saya bisa memastikan semua bahan yang dibeli akan digunakan dengan baik. Selanjutnya, saya akan menyimpan makanan dengan benar, misalnya menggunakan wadah kedap udara atau menyimpan makanan di freezer jika tidak langsung digunakan.
Saya juga akan menerapkan prinsip “first in, first out,” yaitu menggunakan bahan makanan yang sudah lebih lama disimpan terlebih dahulu. Dengan cara ini, saya berharap tidak ada lagi makanan yang terbuang sia-sia di tahun ini.
Untuk tips lainnya agar makanan tidak terbuang, bisa dibaca disini,
https://www.rahmabustamam.com/2024/11/tips-praktis-mencegah-makanan-terbuang.html
5. Tidak Menambah Barang yang Tidak Diperlukan
Banyaknya barang di rumah sering kali membuat ruang terasa penuh dan waktu untuk membersihkan menjadi lebih lama. Tahun ini, saya ingin lebih selektif dalam membeli barang dan lebih rajin mengevaluasi barang-barang yang ada di rumah. Saya akan mengevaluasi barang setiap tiga bulan sekali untuk mengurangi jumlah barang yang tidak lagi digunakan.
Barang yang sudah tidak terpakai akan saya sumbangkan atau jual. Selain membuat rumah terasa lebih lega, langkah ini juga dapat membantu orang lain yang membutuhkan. Saya juga akan berusaha lebih bijak saat membeli barang baru, dengan memastikan bahwa barang tersebut benar-benar dibutuhkan.
Dengan resolusi ini, saya berharap dapat menciptakan lingkungan rumah yang lebih teratur, efisien, dan nyaman. Saya sadar bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Tidak ada yang sempurna, tetapi saya percaya, dengan komitmen yang kuat, saya bisa menjadi ibu rumah tangga yang lebih baik di tahun 2025.
Bagaimana dengan Anda? Apa resolusi Anda tahun ini? Semoga kita semua berhasil mencapai tujuan-tujuan yang telah kita tetapkan.
Comments
Post a Comment